Mengetahui Adaptor (Power Supply) Pada Printer

Adaptor adalah salah satu bagian atau komponen penting dalam printer. Jika terjadi kerusakan yang menyebabkan printer mati total atau tidak bisa menyala, kemungkinan besar adaptor, kabel, ataupun mainboard yang bermasalah. Saat pengguna menekan tombol On namun printer tidak ada respon sama sekali, sebaiknya anda segera cek ketiga komponen utama tersebut. Jika memang anda sudah yakin, bahwa pasokan listrik sudah sempurna dalam hal ini adalah kabel dalam kondisi baik-baik saja.

Pastikan bahwa bagian out put adaptor sekitar 42 volt. Jika tidak, kemungkinan besar yang menjadi kendala penyebab printer tidak bisa menyala adalah dari bagian adaptornya. Solusi terbaiknya yaitu dengan mengganti adaptor tersebut dengan adaptor yang baru atau baik. Untuk lebih jelasnya, simak saja penjelasan terlengkap mengenai adaptor (power supply) printer berikut ini.

Mengetahui Adaptor (Power Supply) Pada Printer

Adaptor (Power Supply) Printer

Adaptor printer adalah komponen penting dalam printer. Tanpa adanya adaptor maka printer otomatis tidak akan menyala. Adaptor berfungsi sebagai alat penyearah arus dari ac ke DC. Adaptor printer ini juga berbeda-beda untuk tiap merk printer dan jenisnya. Sebagai contohnya, adaptor printer dari Canon antara generasi IP seperti 1980, 1880, dan seterusnya berbeda dengan generasi printer multi fungsi mulai dari MP 258, MP 587 dan seterusnya. Setiap merk memiliki kriteria adaptor yang bervariasi. Perbedaan adaptor printer dapat dilihat dari segi bentuk, arus tegangan, dan juga konektor untuk ke main board printer. Masalah yang sering terjadi adalah power supply (nama lain adaptor) mati total atau juga lemah.

Power supply printer adalah penyuplai tegangan pada komponen printer. Jika power supply printer mengalami kerusakan atau bermasalah, printer tidak bisa bekerja secara maksimal. Hal ini dikarenakan, voltase (volt) yang dihasilkan oleh printer berkurang. Bahkan jika terjadi kerusakan sangat parah pada power supply, printer akan mati total atau tidak menyala sama sekali. Oleh karena itu, power supply tersebut sangat penting dalam printer. Salah satu yang mempengaruhi umur atau daya tahan daripada adaptor adalah terlalu lama pemakaian. Hal yang dimaksudkan bukanlah umur printer, melainkan jangka waktu pencetakan dokument. Sebagai contoh, melakukan perintah cetak sebanyak 200 lembar.

Power supply printer tidak berfungsi dapat terjadi karena kabel power putus atau bahkan saluran listriknya putus. Selain itu, kemungkinan lain yang juga bisa terjadi yaitu power supply mengalami kerusakan, bisa drop (nyala sebentar terus mati) dan bisa mati total. Power supply printer yang drop dapat dicermati dari tanda-tanda yang muncul seperti komputer sering hang sendiri, USB port menjadi tidak berfungsi, kadang-kadang komputer restart sendiri, dan juga bisa memberikan tanda komputer nyala tampil di monitor tapi harddisk tidak terdeteksi di BIOS.

Power supply adalah sumber tenaga yang digunakan oleh komputer. Hal ini berarti bila sumber tegangan dari power supply tidak ada maka komputer tidak akan menyala. Beberapa ciri-ciri power supply mengalami kerusakan yaitu komputer sering merestart sendiri. Selain itu, bila pengguna menyalakan komputer pada jam-jam sibuk (pukul 18.00-22.00) dan kemudian komputer menyala dan kemudian merestart dan hal tersebut sering terjadi, maka dapat dipastikan power supply lemah atau akan mati. Selain mengetahui tentang adaptor printer, sebaiknya anda juga mengenal komponen mainboard printer.

Itulah ulasan terupdate tentang mengetahui adaptor (power supply) pada printer selengkapnya untuk anda. Semoga ulasan ini bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar jenis printer terpopuler beserta komponen ataupun aksesoris printer.