Pengertian Printer Laser Monochrome Beserta Cara Kerja

Printer laser monochrome adalah pilihan printer yang tepat untuk usaha kecil dan menengah. Printer laser monochrome adalah printer yang cepat, yang lebih hemat dan produktif untuk pekerjaan anda. Printer laser monochrome semakin terkenal dan familiar dengan konsumen di Indonesia. Para produsen printer laser monochrome pun semakin banyak yang mengeluarkan produk-produk printer laser monochrome dengan harga yang semakin relatif terjangkau. Saat ini banyak printer laser monochrome yang dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung kinerjanya.

Tahapan proses yang terjadi dalam printer laser monochrome yaitu charging, exposure, development, transferring, fusing, cleaning, dan erasure. Sedangkan komponen atau bagian yang ada pada printer laser monochrome adalah agitator bar, development zone, doctor blade, drum shutter, laser, lower pressure roller, magnetic developer roller (magnetic roller), OPC drum, paper path, primary charging roller (PCR), recovery blade, seal, toner, toner hopper, toner low sensor bar, transfer roller, upper fuser roller, waste bin, dan wiper blade. Untuk lebih jelasnya, anda bisa simak pengertian dan cara kerja printer laser monochrome berikut ini.

Pengertian Printer Laser Monochrome Beserta Cara Kerja

Pengertian Printer Laser Monochrome

Printer laser monochrome adalah printer yang menggunakan teknologi yang sama seperti mesin fotokopi, yaitu panas dan tekanan untuk mengikat toner ke permukaan halaman kertas. Printer laser monochrome ini mempunyai resolusi antara 300-1200 dpi atau lebih. Ada suatu celah kecil antara doctor blade (leveling blade) dan magnetic developer roller (magnetic roller). Karena toner bersifat magnetis maka dia akan menempel secara menggumpal dibelakang doctor blade, dan berusaha melewati celah kecil tadi.

Gesekan yang terjadi antara partikel toner dengan karet doctor blade menghasilkan muatan negatif pada tiap partikel toner. Tahap ini disebut triboelectric charge. Karena serbuk toner dan magnetic roller bermuatan negatif maka toner akan tertarik ke arah OPC drum pada area yang bermuatan positif, sedangkan bagian OPC drum yang bermuatan negatif akan menolak toner. Sekarang pada permukaan OPC drum sudah terbentuk gambar yang dapat dilihat oleh mata.

Cara Kerja Printer Laser Monochrome

Printer laser monochrome bekerja berdasarkan prinsip elektrostatis, mulai dari pembentukan gambar sampai dengan pemindahan gambar ke media cetak. Seluruh komponen dalam printer laser dipasok daya dengan voltase tinggi dari unit HVPS (High Voltage Power Supply) untuk menghasilkan medan elektrostatis yang berfungsi dalam pembentukan dan pemindahan serbuk toner dari satu komponen ke komponen lain. Di akhir proses, serbuk toner dan media cetak perlu dipanaskan secara simultan agar keduanya dapat meyatu secara permanen.

Transfer roller yang bermuatan positif terpasang di dalam printer dan tidak di dalam cartridge, kertas dibawa melewati jalur diantara OPC drum dan roller ini. Gambar pada OPC drum yang terdiri dari toner bergerak ke bawah melewati kertas seiring dengan perputaran OPC drum. Muatan positif dari transfer roller menarik toner yang bermuatan negatif dari permukaan OPC drum ke permukaan kertas.

Seiring dengan berlanjutnya putaran OPC drum maka akan melewati wiper blade yang akan membersihkan sisa toner dan sisa serat kertas dari permukaan OPC drum. Selanjutnya bahan-bahan tersebut akan masuk ke dalam waste hopper (waste bin) dan recovery blade akan menahan sampah tersebut keluar dari waste hopper. Selain mengetahui printer monochrome, sebaiknya anda juga menyimak tentang definisi printer multifungsi (MFP).

Itulah ulasan terupdate mengenai pengertian dan cara kerja printer laser monochrome selengkapnya untuk anda. Semoga ulasan ini bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi review printer seputar pengertian, jenis maupun cara kerjanya.