Jenis Tinta Printer Inkjet Lengkap dengan Cara Pengisiannya

Printer adalah sebuah alat pencetak yang menggunakan media kertas. Ada berbagai macam jenis printer, mulai dari dot matrix, printer laserjet dan printer inkjet. Dari 3 jenis printer tersebut, kali ini kita akan membahas tentang jenis tinta printer inkjet.

Printer inkjet merupakan sebuah alat cetak yang didalam proses mencetaknya menggunakan tinta. Printer inkjet yang beredar di pasaran sekarang ini mempunyai kemampuan mencetak hingga ukuran kertas yang besar. Selain itu, hasil cetakannya sangat baik kualitasnya.

Saat ini resolusi printer inkjet bisa mencapai 5760 x 1440 dpi. Teknologi yang digunakan pada printer inkjet adalah dor on demand. Ini adalah cara menyemprotkan titik kecil tinta di kertas menggunakan nozzle atau lubang pipa kecil.

Jenis Tinta Printer Inkjet

Salah satu teknologi yang telah dikembangkan produsen printer inkjet menggunakan panas. Panas bisa membuat gelembung tinta, jadi bila semakin panas bisa semakin menekan tinta ke bagian nozzle yang ditentukan dan bisa dicetak di kertas.

Karena memakai tinta, cairan hasil cetakannya harus menunggu beberapa detik supaya bisa mengering. Jenis tinta printer inkjet juga bervariasi. Disini ada tiga jenis tinta yang biasa digunakan pada printer inkjet. Apa saja itu? Berikut informasi lengkapnya untuk anda.

Dye Based Ink

Jenis tinta yang pertama adalah Dye Based. Ini bisa dibilang sebagai salah satu tinta yang paling populer untuk printer. Karena banyak dipakai untuk kebutuhan cetak. Bahan dasar pembuatan tinta Dye Based ini adalah air.

Kemudian air diberi pewarna atau colourant yang menjadikannya menyatu dengan baik di air. Lalu dengan demikian, penyumbatan print head bisa diminimalisir. Kelebihan dari Dye Based Ink adalah hasil cetakannya cerah. Mudah diperoleh karena hampir dapat ditemukan di setiap toko printer. Selain itu, harganya juga murah.

Meski memiliki banyak kelebihan, ternyata jenis tinta printer ini juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangannya adalah mudah luntur bila terkena air. Jadi hasil cetakan dari printer ini tidak bisa tahan lama bila terkena air.

Pigment Art Ink

Jenis tinta printer inkjet yang selanjutnya adalah Pigment Art Ink. ini merupakan jenis tinta printer yang dibuat dengan menggunakan bahan pewarna bubuk dan tidak larut di dalam air. Dengan demikian, tinta jenis ini bisa meninggalkan bekas di kertas dan bisa bertahan lebih lama. Selain itu, jauh lebih awet jika dibandingkan dengan tinta jenis Dye Based.

Tinta jenis ini cocok sekali bila anda ingin mencetak gambar atau desain yang lebih mengutamakan kualitas warna. Kelebihan yang dimiliki oleh Pigment Art Ink adalah tahan terhadap cuaca. Tidak cepat luntur saat terkena air dan mudah diperoleh di toko printer.

Sama seperti jenis Dye Based Ink, tinta printer yang satu ini juga memiliki kekurangan. Kekurangannya terdapat pada harga tinta ini. Bila dibandingkan dengan Dye Based Ink, tinta ini memiliki harga yang lebih mahal.

Sublimation Ink

Selanjutnya jenis tinta printer inkjet yang bisa anda gunakan adalah Sublimation Ink. Mungkin sampai saat ini masih belum banyak orang yang tahu apa itu tinta dengan jenis sublim.

Pengertian umum sublim adalah siklus perubahan benda yang berubah dari padat menjadi gas. Biasanya orang menggunakan tinta sublim untuk mencetak dalam kebutuhan media selain kertas, seperti mug atau cangkir.

Akan tetapi, sebenarnya jenis tinta ini juga melalui perantara kertas. Namun proses peletakan hasil cetaknya memerlukan pemanas. Bila dibandingkan dengan kedua jenis tinta yang sudah disebutkan tadi, tinta jenis sublim ini bisa dibilang sebagai tinta yang paling awet.

Adapun beberapa kelebihan yang dimiliki oleh tinta sublim adalah memiliki hasil cetak yang bagus dan lebih tahan lama. Sementara untuk kekurangannya, harganya lebih mahal bila dibandingkan dengan tinta Dye Based dan tinta Pigment Art Ink. Selain itu, tidak semua toko tinta printer memiliki tinta jenis ini.

Cara Pengisian Tinta Printer

Cara mengisi tinta printer butuh sedikit ketelitian, terlebih lagi bila anda memang belum pernah membuka cartridge printer sama sekali. Sebelumnya anda harus berhati-hati bila anda tak mau merusak cartridge dan printer anda.

Tetapi bila anda masih ragu dan tidak percaya diri untuk membukanya, anda bisa percayakan kepada Xpresprint. Sebab kami merupakan salah satu penyedia jasa perbaikan mesin printer, baik laserjet dan juga inkjet. Bukan hanya itu saja, kami bahkan juga menyediakan refill toner siap pakai dan memberikan jasa isi ulang refill cartridge printer.

Sebelum anda melakukan refill, anda harus mempersiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan. Seperti tinta refill, jarum suntik yang sudah satu paket dengan tinta refill yang dibeli. Selotip dan tisu untuk membersihkan tinta yang tercecer dan menutup lubang cartridge.

Bila semua bahan sudah siap, nyalakan printer tunggu hingga lampu indikator powernya berhenti berkedip. Buka penutup printer dan tunggu sampai head print ada di bagian tengah. Keluarkan cartridge di bagian head print.

Buka label yang menempel di atas cartridge. Siapkan jarum suntik dan isi sekitar 10 ml tinta. Suntikan tinta ke dalam cartridge lewat lubang dengan hati-hati.

Jika sudah penuh, tutup lubang dengan labelnya. Masukkan kembali kartrid dalam print dan tutup printer anda. Sampai disini penjelasan mengenai berbagai jenis tinta printer inkjet dan cara pengisiannya sudah jelas. Anda bisa mencobanya di rumah.